Tujuan & Sasaran Inovasi
Untuk melatih kemandirian dan mengembangkan keterampilan vokasional anak tunagrahita ringan di SLB Negeri Metesih Kab. Madiun
Manfaat Inovasi
Memberikan pandangan positif tentang potensi keterampilan yang dimiliki anak tunagrahita pada khususnya dan anak disabilitas pada umumnya dan sebagai media promosi karya siswa tunagrahita ringan kepada masyarakat
Deskripsi Inovasi
SLB Negeri
Metesih Kabupaten Madiun merupakan suatu lembaga penyelenggara pendidikan bagi
anak- anak berkebutuhan khusus termasuk di dalamnya anak tunagrahita
ringan. Anak Tunagrahita ringan merupakan anak yang memiliki hambatan
pada kecerdasan dan adaptasi sosial, namun masih memiliki kemampuan untuk
berkembang pada bidang akademik, penyesuaian sosial, dan kemampuan
bekerja secara sederhana. Sebagai lembaga penyelenggara pendidikan, SLB
Negeri Metesih Kabupaten Madiun mempunyai peranan penting dalam membuat suatu
program yang bisa membekali para lulusannya supaya bisa mandiri secara
ekonomi dan sosial dalam menghadapi dunia kerja di masyarakat sesuai kemampuan
yang dimilikinya. Salah satu program yang dicanangkan untuk siswa
tunagrahita ringan yaitu Keterampilan Vokasional Batik Kremes (Pecah
Warna). Program tersebut dipilih karena metodenya mudah dan untuk melatih
kemampuan motorik halus anak tunagrahita ringan. Hasil karya batik Kremes
selanjutnya dipasarkan dengan cara dijual kepada guru, karyawan sekolah, orang
tua/ wali murid, dan masyarakat di lingkungan sekitar sekolah serta ditawarkan
kepada tamu yang berkunjung ke sekolah..
Metesih Kabupaten Madiun merupakan suatu lembaga penyelenggara pendidikan bagi
anak- anak berkebutuhan khusus termasuk di dalamnya anak tunagrahita
ringan. Anak Tunagrahita ringan merupakan anak yang memiliki hambatan
pada kecerdasan dan adaptasi sosial, namun masih memiliki kemampuan untuk
berkembang pada bidang akademik, penyesuaian sosial, dan kemampuan
bekerja secara sederhana. Sebagai lembaga penyelenggara pendidikan, SLB
Negeri Metesih Kabupaten Madiun mempunyai peranan penting dalam membuat suatu
program yang bisa membekali para lulusannya supaya bisa mandiri secara
ekonomi dan sosial dalam menghadapi dunia kerja di masyarakat sesuai kemampuan
yang dimilikinya. Salah satu program yang dicanangkan untuk siswa
tunagrahita ringan yaitu Keterampilan Vokasional Batik Kremes (Pecah
Warna). Program tersebut dipilih karena metodenya mudah dan untuk melatih
kemampuan motorik halus anak tunagrahita ringan. Hasil karya batik Kremes
selanjutnya dipasarkan dengan cara dijual kepada guru, karyawan sekolah, orang
tua/ wali murid, dan masyarakat di lingkungan sekitar sekolah serta ditawarkan
kepada tamu yang berkunjung ke sekolah..