Lewati ke konten
Logo Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur SIISKA

PENDIDIKAN

Sekolah Integritas

SMA BINA INSAN MANDIRI KAB. NGANJUK Mulai -
Sekolah Integritas

Tujuan & Sasaran Inovasi

1. Menumbuhkan bibit integritas kepada seluruh warga sekolah.\\r\\n2. Menumbuh kembangkan 9 nilai integritas dan budaya anti korupsi kepada siswa, calon pemimpin masa depan.\\r\\n3. Menciptakan iklim sekolah yang akuntabel, transparan dan partisipasif.

Manfaat Inovasi

1. Pengamalan nilai-nilai integritas dan anti korupsirn2. Mencetak generasi anti korupsi yang siap memimpin di masa mendatangrn3. Tumbuhnya budaya kritis dan akuntabel serta partisipasif di sekolahrn4. Mengaktifkan partisipasi guru dan siswa dalam menciptakan budaya anti korupsi melalui aplikasi JAGA rn

Deskripsi Inovasi

Bahaya
laten korupsi dan suap menyuap nampaknya sudah akut menjangkiti negeri ini.
Pelbagai kasus korupsi yang terus menerus mendera negeri ini tidak kunjung
menunjukkan perbaikan. Penyelesaian kasus korupsi seakan sulit diselesaikan,
apalagi ditambah dengan bobroknya sistem birokrasi yang mensyaratkan suap.
Sistem politik transksional menambah pelik masalah korupsi, sehingga pelbagai
kasus korupsi pun tak kunjung selesai dan terkatung-katung.
Tentu, sebagai masyarakat kita semua
prihatin tak kunjung selesainya kasus korupsi yang melanda negeri ini. Kita
sangat menyayangkan perilaku rakus para koruptor yang terbentuk dari sistem
birokrasi dan pemerintahan yang korup. Sebagai masyarakat kita malu, oknum
pemimpin negeri ini masih saja menunjukkan rendahnya integritas dan tidak
memberikan contoh yang baik. Apakah hal ini akan kita biarkan dan pertahankan
?.
Sekolah
meru­pakan lembaga yang mempunyai potensi
yang sangat besar untuk mempengaruhi kehidupan anak-anak sehari-hari.
Sekolah yang merupakan lembaga pendidikan setidaknya mengemban 3 (tiga) fungsi,
yaitu:
a.      
Fungsi reproduksi,
bermakna eksistensi sekolah sebagai pembaharu dan mengubah kondisi masyarakat
kekinian ke sosok yang lebih maju.
b.     
Fungsi penyadaran,
bermakna sekolah bertanggung jawab untuk mempertahankan nilai-nilai budaya
masyarakat dan membentuk kesejatian diri sebagai manusia.
c.      
Fungsi mediasi secara
simultan, bermakna sekolah sebagai wahana sosialisasi, pembawa bendera
moralitas, wahana proses pemanusiaan dan kemanusiaan umum, serta pembinaan
idealisme sebagai manusia terpelajar. Untuk itulah pendidikan memegang peranan
amat penting dalam upaya membangun watak bangsa (nation character building) untuk menjaga kelangsungan hidup sebuah
negara bangsa (nation state)
sebagaimana yang tertuang dalam tujuan pendidikan nasional.
Sekolah menjadi lingkungan ke dua setelah
keluarga. Hampir sepertiga dari waktu siswa dihabiskan di sekolah, maka sangat
efektif apabila sekolah memiliki program untuk menanamkan integritas siswa dan
warga sekolah . Program sekolah integritas
merupakan salah satu strategi yang sangat penting dan harus dilak­sanakan
secara komprehensif yang meliputi berbagai kegiatan belajar mengajar, kegiatan intrakurikuler
dan kegiatan ekstra kurikuler untuk membentuk generasi penerus bangsa yang
memiliki dan mengamalkan nilai-nilai integritas. Sekolah integritas dibangun melalui pembentukan integritas
personal, integritas institusional, integritas leader, academic integrity,
moral integrity dan lainnya. Pelaku pendidikan yang berintegritas tinggi
ditandai dengan (kejujuran), trust (kepercayaan), fairness (keadilan), respect
(menghargai), responsibility (tanggung jawab), dan humble (rendah hati) mampu
memberikan kontribusi bagi pembentukan karakter siswa yang baik dan berprestasi
tinggi, ditandai dengan 17 perilaku positif; religius, jujur, toleransi,
disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat
kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta
damai, gemar membaca, peduli lingkungan. Semua perilaku itu bisa dilihat dan
dirasakan dalam aktivitas sehari-hari di sekolah, di luar sekolah maupun di
tempat kerja. Tugas sekolah adalah melakukan transformasi, menanamkan dan
membelajarkan semua pihak yang ada di sekolah tersebut untuk merawat dan
menjaga integritas diri dan sekolah dalam mencapai tujuan pendidikan sekaligus
mencetak generasi anti korupsi.















 

Galeri Foto

Inovasi Terkait

E-Ttitude Kelompok Umum

Pendidikan

E-Ttitude

Permasalahan yang dihadapi sekolah adalah selain belum adanya aplikasi khusus yang bisa digunakan untuk mempermudah mela...

SMKN 2 NGANJUK · KAB. NGANJUK