Tujuan & Sasaran Inovasi
Tujuan dari penelitian ini adalah\r\n\r\n1. Membuat pasta gigi yang terbuat dari kacang tanah,\r\n\r\n2. Untuk mengurangi plak gigi,\r\n\r\n3. Mengurangi limbah kacang tanah yang tidak terpakai,\r\n\r\n4. Memberi informais kepada masyarakat bahwa limbah kulit kacang dapat dimanfaatkan dengan baik dan memiliki nilai jual.
Manfaat Inovasi
Pasta gigi PW (peanut waste) tentunya memiliki manfaat yang lebih dari segi pembuatan, penghacuran plak, pembersihan gigi akibat sisa makan, dan terciptanya industri kreatif di bidang kesehatanrn
Deskripsi Inovasi
PENDAHULUAN
Kacang Tanah (Arachis Hypogaea L.) adalah salah satu
makanan yang disukai oleh masyarakat Indonesia, Kebutuhan kacang tanah dari
tahun ke tahun terus meningkat sejalan dengan bertambahnya jumlah penduduk, Kebutuhan
gizi masyarakat,diversifikasikan pangan,serta meningkatnya kapasitas industri
pakan dan makanan diindonesia.kebutuhan nasional kacang tanah mencapai 856,1
ribu ton per tahun,dan rata rata konsumsi kacang tanah kupas sebesar 0,32 kg
perkapita setiap tahun (Julianto,2004). Tetapi masyarakat Indonesia hanya
memanfaatkan isinya saja,sedangkan kulitnya hanya akan menjadi limbah karena
pengetahuan masyarakat yang rendah.Padahal kandungan dari kulit kacang tanah
begitu banyak,Salah satunya adalah mengandung mineral yang baik untuk kesehatan
tulang dan gigi (https://www.khasiat.com).
Kulit kacang tanah bisa menghilangkan karies pada gigi. Kandungan mineral
juga dapat membantu menjaga kesehatan tulang dan gigi.
Kesehatan gigi dan mulut mengalami peningkatan setiap tahunnya akan tetapi
prevalensi terjadinya karies gigi pada anak tetap merupakan
masalah klinik yang signifikan. Hasil Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT)
tahun 2004, tingkat karies di Indonesia adalah 90,05% dari penduduk Indonesia.
Sampai saat ini, karies gigi masih menjadi masalah
utama dalam bidang kedokteran gigi dan menjadi salah satu
penyakit infeksi yang paling umum pada anak. Menurut Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) pada tahun 2007 yang dikutip oleh Darwita, prevalensi
masalah kesehatan gigi dan mulut pada murid sekolah dasar mencapai 72,1%.
Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian dari kesehatan tubuh secara
keseluruhan dan tidak dapat dipisahkan dari kesehatan tubuh secara umum.Kesehatan gigi dan mulut dapat mempengaruhi kualitas
kehidupan, termasuk fungsi bicara, pengunyahan dan rasa percaya diri. Kesehatan
gigi dan mulut yang bermasalah akan berdampak pada kinerja seseorang.Salah satu
cara untuk mencegah terjadinya masalah kesehatan gigi dan mulut adalah dengan
menyikat gigi. Menyikat gigi menggunakan pasta gigi dapat membantu mencegah
terjadinya penyakit gigi dan mulut serta membuat gigi tetap kuat.
Pasta gigi yang digunakan pada saat menyikat gigi juga berfungsi untuk
mengurangi pembentukan plak, memperkuat gigi terhadap karies, membersihkan dan
memoles permukaan gigi, menghilangkan atau mengurangi bau mulut, memberikan
rasa segar pada mulut serta memelihara kesehatan gigi. Menyikat gigi
menggunakan pasta gigi dianjurkan dua kali sehari yaitu sesudah makan dan sebelum tidur.
ÂÂÂ
Rumusan Masalah
1.       ÂÂÂ
Bagaimana membuat pasta gigi dari limbah
kulit kacang untuk mengatasi plak pada gigi?
2.       ÂÂÂ
Bagaimana mengkombinasikan ekstrak kulit
kacang dengan bahan kimia pembentuk pasta?
Berdasarkan rumusan masalahan tersebut
maka, kami menciptakan  “Pemanfaatan Limbah Kulit Kacang Tanah
Sebagai Bahan Pembuatan Pasta Gigi Peanut Waste† yang berbahan dasar
limbah kulit kacang tanah yang diformulasikan dengan flouride dapat membantu
mengurangi karies gigi,dengan pasta gigi ini masyarakat tidak perlu ke dokter
gigi untuk membersihkan karang gigi dengan biaya ± 250-500rb,membantu
masyarakat yang memiliki ekonomi menengah kebawah.
Tujuan Penelitian
Tujuan
dari penelitian ini adalah
1.    ÂÂÂ
Membuat pasta gigi yang terbuat dari
kacang tanah,
2.    ÂÂÂ
Untuk mengurangi plak gigi,
3.    ÂÂÂ
Mengurangi limbah kacang tanah yang
tidak terpakai,
4.    ÂÂÂ
Memberi informais kepada masyarakat
bahwa limbah kulit kacang dapat dimanfaatkan dengan baik dan memiliki nilai
jual.
METODE PENELITIAN
Tinjauan Pustaka
Kacang
 tanah adalah biji
dari buah polong-polongan yang tumbuh didalam tanah berwarna keclokatan dan
memiliki corak garis garis kasar, kulit ini biasanya digunakan untuk makanan
ternak. Limbah kulit kacang tanah selama ini hanya dimanfaatkan secara
Cuma-Cuma padahal Kulit Kacang Tanah memiliki beberapa manfaat yaitu sebagai
berikut :
1) menghilangkan karang gigi,
2) menurunkan kolesterol,
3) menyembukan asam urat,
4) mengandung kalsium untuk menguatkan gigi
agar padat dan tidak rapuh,
5) memiliki kadar potassium,
6) mengandung mangan,
7) memiliki kandungan zink,
8) mengandung zat besi,
9) memiliki kadar Sodium,
10) dan menghasilkan elektrolit.
Dalam kulit kacang
terdapat kandungan mineral sebagai berikut: kalsium, fosfor, potassium, iron, sodium, mangan, dan zink. Kalsium
berfungsi mencegah osteoporosis karena kalsium berperan dalam menjaga kesehatan
tulang dan gigi. Fosfor bersama
dengan kalsium, fosfor dapat membantu kerja otot dan tulang, fungsi fosfor
sendiri terhadap otot yakni dapat mengurangi nyeri otot. Potassium merupakan salah satu mineral penting yang dibutuhkan
dalam tubuh kita. Iron atau zat besi adalah suatu zat dalam tubuh manusia yang
erat dengan ketersediaan jumlah darah yang diperlukan
Pasta
Gigi
adalah sejenis pasta yang digunakan untuk membersihkan gigi, biasa digunakan
dengan sikat gigi. Di Indonesia Pasta gigi sering disebut odol. Sebenarnya odol
adalah salah satu merek pasta gigi asal Jerman yang dibawa oleh para tentara
Hindia Belada. Menemukan pasta gigi yang tepat dimulai dari mengenali kebutuhan
special gigi dan mulut. Pasta gigi yang tepat untuk orang lain belum tentu
tepat untuk anda. Begitu banyak pilihan pasta gigi berdasarkan kandungan dan
kegunaanya masing-masing. Fluoride adalah bahan mineral terpenting yang
sebaiknya terkandung didalam tiap pasta gigi. Mineral ini bermanfaat untuk
memperbarui mineral pada area gigi yang mulai rusak akibat zat asam.
Karies
Gigi
adalah sebuah penyakit infeksi yang merusak struktur gigi. Penyakit ini
menyebabkan gigi berlubang. Jika tidak ditangani dapat menyebabkan nyeri,
penanggalan gigi, infeksi berbagai kasus berbahaya dan bahkan kematian.
Penyakit ini telah dikenal sejak masa lalu, namun kini karies gigi tela menjadi
penyakit yang tersebar diseluruh dunia. Bergantung pada seberapa besar tingkst
kerusakan gigi, sebuah perawatan dapat dilakukan. Karies disebabkan oleh karang
gigi yang bertumpuk-tumpuk. Kulit kacang tanah bisa mengatasi karang gigi.
Selain mengganggu penampilan, karang gigi yang menumpuk dipermukaan gigi juga
menunjukkan bawa terjadi peradangan pada jaringan gusi. Saat karang gigi
timbul, mengunjungi dokter gigi merupakan cara terbaik untuk mengatasi
permasalahan tersebut. Tetapi tidak semua orang memiliki biaya untuk melakukan
perawatan terhadap gigi yang berkarang di dokter gigi. Oleh karena itu salah
satu cara untuk menhindari penyakit yang mengganggu ini adalah dengan menyikat
gigi. Sayangnya cukup sulit menyikat gigi setiap habis makan untuk
menyingkirkan sisa makanan yang dapat menjadi karang gigi. Alternatif untuk
mengatasi karang gigi tanpa merogok kocek yang terlalu dalam adalah dengan
memanfaatkan kulit kacang tanah dan air. Dalam waktu singkat karang gigi dapat
teratasi secara alami.
Alat dan Bahan
Alat yang digunakan dalam penelitian ini
adalah
1.     Mortir
& Stamper
2.     Ayakan
100 Mesh
3.     Timbangan
Gram Halus
4.     Gelas
Ukur 10 Ml 2 Buah
5.     Pipet,Sendok
Tanduk
6.     Sendok
Porselen
7.     SudibÂÂÂ
ÂÂÂ
Bahan yang digunakan dalam penelitian
ini  adalah :
1.     Serbuk
kulit kacang tanah 500
mg,
2.     Baking soda ( NaHco3) 20 gram berfungsi untuk memutihkan gigi,
3.     Garam (NaCl) 200 mg berfungsi sebagai mengatasi radang
tengggorokan, mengatasi bau mulut,
4.     Glyserin (glycerolum) 200mg
berperan
sebagai pengental.,
5.     PEG
(polietilena glikol) 0,1 gr berfungsi
sebagai pelarut dan mengontrol kekentalan dan membentuk cream.,
6.     Texapon 200 mg berfungsi
untuk mengankat lemak/ zat yang memiliki sifat surfaktan (W.O) dan sebagai
penambah busa/pengental.,
7.     Aquadest 3 mL berfungsi sebagai zat
tambahan yang berperan untuk melarutkan,
8.     Fluoride 500 mg berfungsi sebagai anti
bakteri dan juga mengurangi plak,
9.     Sorbitol
4 mL berguna sebagai pemanis/penambah
rasa, penjaga kelembaban dan penjaga tekstur. Tingkat kemanisan sorbitol
setingkat 60% dari rasa manis sacharosa/ gula meja. Berfungsi sebagai penambah aroma dan
juga berperan untuk meredekan nyeri, infeksi virus, dan juga bakteri.
10. Oleum Menthae Piperatae
4 mL berguna sebagai penambah aroma
(corigen odoris)
ÂÂÂ
Prosedur Pembuatan pasta gigi
Prosedur pembuatan pasta gigi meliputi :
1.     Menyiapkan
sempel kulit kacang tanah (Arachis
hypogaea). Sempel kulit kacang tanah
dikeringkan menggunakan sinar matahari selama 3 hari. Sempel yang telah kering
selanjutnya diubah menjadi ekstrak/serbuk halus menggunakan blender kemudian
diayak menggunakan ayakan ukuran 100 mesh. ÂÂÂ
2.     Menyiapkan
bahan yang dibutuhkan untuk membuat pasta gigi.
3.     Memasukan
NaHc O3 dan garam atau Nacl dengan aqua dest yang telah dipanaskan kedalam
mortir, aduk ad homogen.
4.     Menambahkan
gliserin dan mengaduknya hingga mengental,
5.     Menambahkan
texapon, PEG, CMC dan mengaduknya hingga tercampur.
6.     Setelah
semua homogen, kemudian menambahkan ekstrak kulit kacang sedikit demi sedikit
hingga semua bahan menyatu dan pasta gigi “Peanut Waste†siap digunakan.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Pada
penelitian ini proses yang pertama dilakukan adalah mencari kandungan mineral
pada kulit kacang tanah.mineral bertujuan untuk mengembalikan mineral di gigi
yang hilang akibat asam yang berasal dari plak,bakteri dan gula. Prersentase kandungan
serbuk kulit kacang tanah 400gr dapat dilihat pada Tabel 1 berikut:
Tabel
1. Presentase Kandungan Serbuk Kulit Kacang Tanah 400 Gram
Kandungan
Presentase
Magnesium
58%
Fosfor
44%
Seng
58%
Zat
Besi
37
Kalium
225
Kalsium
10%
Sumber: berita harian 20.blogspot.com.
Percobaan pembuatan
produk dilakukan sebanyak 3 kali. Percobaan pertama dan kedua mengalami
kegagalan, tetapi percobaan ketiga berhasil. percobaan yang pertama mengalami
kegagalan karena komposisi yang digunakan kurang pas. Zat padat soda kue NaHco3
kurang memenuhi, sehingga hanya menghasilkan busa dan tekstur tidak padat. Percobaan yang kedua mengalami
kegagalan karena terlalu banyak menggunakan Nacl sehingga rasanya terlalu asin.
Dengan demikian, penulis dan tim melakukan koreksi dan
memperbaiki agar dapat melakukan praktik demi terciptanya hasil yang lebih
baik.
Percobaan
yang ketiga mengalami Keberhasilan, tekstur
dan rasa sesuai pasta gigi pada umumnya. Produk yang sudah jadi diaplikasikan pada
beberapa siswa SMK PGRI 1 MEJAYAN menuai tanggapan yang positif. Saat
diaplikasikan pada gigi, konsumen mengatakan seperti memakai pasta gigi pada
umumnya. Namun, pasta gigi PW (peanut waste) tentunya
memiliki manfaat yang lebih dari segi pembuatan, penghacuran plak, pembersihan
gigi akibat sisa makan, dan terciptanya industri kreatif di bidang kesehatan.
U
Kacang Tanah (Arachis Hypogaea L.) adalah salah satu
makanan yang disukai oleh masyarakat Indonesia, Kebutuhan kacang tanah dari
tahun ke tahun terus meningkat sejalan dengan bertambahnya jumlah penduduk, Kebutuhan
gizi masyarakat,diversifikasikan pangan,serta meningkatnya kapasitas industri
pakan dan makanan diindonesia.kebutuhan nasional kacang tanah mencapai 856,1
ribu ton per tahun,dan rata rata konsumsi kacang tanah kupas sebesar 0,32 kg
perkapita setiap tahun (Julianto,2004). Tetapi masyarakat Indonesia hanya
memanfaatkan isinya saja,sedangkan kulitnya hanya akan menjadi limbah karena
pengetahuan masyarakat yang rendah.Padahal kandungan dari kulit kacang tanah
begitu banyak,Salah satunya adalah mengandung mineral yang baik untuk kesehatan
tulang dan gigi (https://www.khasiat.com).
Kulit kacang tanah bisa menghilangkan karies pada gigi. Kandungan mineral
juga dapat membantu menjaga kesehatan tulang dan gigi.
Kesehatan gigi dan mulut mengalami peningkatan setiap tahunnya akan tetapi
prevalensi terjadinya karies gigi pada anak tetap merupakan
masalah klinik yang signifikan. Hasil Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT)
tahun 2004, tingkat karies di Indonesia adalah 90,05% dari penduduk Indonesia.
Sampai saat ini, karies gigi masih menjadi masalah
utama dalam bidang kedokteran gigi dan menjadi salah satu
penyakit infeksi yang paling umum pada anak. Menurut Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) pada tahun 2007 yang dikutip oleh Darwita, prevalensi
masalah kesehatan gigi dan mulut pada murid sekolah dasar mencapai 72,1%.
Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian dari kesehatan tubuh secara
keseluruhan dan tidak dapat dipisahkan dari kesehatan tubuh secara umum.Kesehatan gigi dan mulut dapat mempengaruhi kualitas
kehidupan, termasuk fungsi bicara, pengunyahan dan rasa percaya diri. Kesehatan
gigi dan mulut yang bermasalah akan berdampak pada kinerja seseorang.Salah satu
cara untuk mencegah terjadinya masalah kesehatan gigi dan mulut adalah dengan
menyikat gigi. Menyikat gigi menggunakan pasta gigi dapat membantu mencegah
terjadinya penyakit gigi dan mulut serta membuat gigi tetap kuat.
Pasta gigi yang digunakan pada saat menyikat gigi juga berfungsi untuk
mengurangi pembentukan plak, memperkuat gigi terhadap karies, membersihkan dan
memoles permukaan gigi, menghilangkan atau mengurangi bau mulut, memberikan
rasa segar pada mulut serta memelihara kesehatan gigi. Menyikat gigi
menggunakan pasta gigi dianjurkan dua kali sehari yaitu sesudah makan dan sebelum tidur.
ÂÂÂ
Rumusan Masalah
1.       ÂÂÂ
Bagaimana membuat pasta gigi dari limbah
kulit kacang untuk mengatasi plak pada gigi?
2.       ÂÂÂ
Bagaimana mengkombinasikan ekstrak kulit
kacang dengan bahan kimia pembentuk pasta?
Berdasarkan rumusan masalahan tersebut
maka, kami menciptakan  “Pemanfaatan Limbah Kulit Kacang Tanah
Sebagai Bahan Pembuatan Pasta Gigi Peanut Waste† yang berbahan dasar
limbah kulit kacang tanah yang diformulasikan dengan flouride dapat membantu
mengurangi karies gigi,dengan pasta gigi ini masyarakat tidak perlu ke dokter
gigi untuk membersihkan karang gigi dengan biaya ± 250-500rb,membantu
masyarakat yang memiliki ekonomi menengah kebawah.
Tujuan Penelitian
Tujuan
dari penelitian ini adalah
1.    ÂÂÂ
Membuat pasta gigi yang terbuat dari
kacang tanah,
2.    ÂÂÂ
Untuk mengurangi plak gigi,
3.    ÂÂÂ
Mengurangi limbah kacang tanah yang
tidak terpakai,
4.    ÂÂÂ
Memberi informais kepada masyarakat
bahwa limbah kulit kacang dapat dimanfaatkan dengan baik dan memiliki nilai
jual.
METODE PENELITIAN
Tinjauan Pustaka
Kacang
 tanah adalah biji
dari buah polong-polongan yang tumbuh didalam tanah berwarna keclokatan dan
memiliki corak garis garis kasar, kulit ini biasanya digunakan untuk makanan
ternak. Limbah kulit kacang tanah selama ini hanya dimanfaatkan secara
Cuma-Cuma padahal Kulit Kacang Tanah memiliki beberapa manfaat yaitu sebagai
berikut :
1) menghilangkan karang gigi,
2) menurunkan kolesterol,
3) menyembukan asam urat,
4) mengandung kalsium untuk menguatkan gigi
agar padat dan tidak rapuh,
5) memiliki kadar potassium,
6) mengandung mangan,
7) memiliki kandungan zink,
8) mengandung zat besi,
9) memiliki kadar Sodium,
10) dan menghasilkan elektrolit.
Dalam kulit kacang
terdapat kandungan mineral sebagai berikut: kalsium, fosfor, potassium, iron, sodium, mangan, dan zink. Kalsium
berfungsi mencegah osteoporosis karena kalsium berperan dalam menjaga kesehatan
tulang dan gigi. Fosfor bersama
dengan kalsium, fosfor dapat membantu kerja otot dan tulang, fungsi fosfor
sendiri terhadap otot yakni dapat mengurangi nyeri otot. Potassium merupakan salah satu mineral penting yang dibutuhkan
dalam tubuh kita. Iron atau zat besi adalah suatu zat dalam tubuh manusia yang
erat dengan ketersediaan jumlah darah yang diperlukan
Pasta
Gigi
adalah sejenis pasta yang digunakan untuk membersihkan gigi, biasa digunakan
dengan sikat gigi. Di Indonesia Pasta gigi sering disebut odol. Sebenarnya odol
adalah salah satu merek pasta gigi asal Jerman yang dibawa oleh para tentara
Hindia Belada. Menemukan pasta gigi yang tepat dimulai dari mengenali kebutuhan
special gigi dan mulut. Pasta gigi yang tepat untuk orang lain belum tentu
tepat untuk anda. Begitu banyak pilihan pasta gigi berdasarkan kandungan dan
kegunaanya masing-masing. Fluoride adalah bahan mineral terpenting yang
sebaiknya terkandung didalam tiap pasta gigi. Mineral ini bermanfaat untuk
memperbarui mineral pada area gigi yang mulai rusak akibat zat asam.
Karies
Gigi
adalah sebuah penyakit infeksi yang merusak struktur gigi. Penyakit ini
menyebabkan gigi berlubang. Jika tidak ditangani dapat menyebabkan nyeri,
penanggalan gigi, infeksi berbagai kasus berbahaya dan bahkan kematian.
Penyakit ini telah dikenal sejak masa lalu, namun kini karies gigi tela menjadi
penyakit yang tersebar diseluruh dunia. Bergantung pada seberapa besar tingkst
kerusakan gigi, sebuah perawatan dapat dilakukan. Karies disebabkan oleh karang
gigi yang bertumpuk-tumpuk. Kulit kacang tanah bisa mengatasi karang gigi.
Selain mengganggu penampilan, karang gigi yang menumpuk dipermukaan gigi juga
menunjukkan bawa terjadi peradangan pada jaringan gusi. Saat karang gigi
timbul, mengunjungi dokter gigi merupakan cara terbaik untuk mengatasi
permasalahan tersebut. Tetapi tidak semua orang memiliki biaya untuk melakukan
perawatan terhadap gigi yang berkarang di dokter gigi. Oleh karena itu salah
satu cara untuk menhindari penyakit yang mengganggu ini adalah dengan menyikat
gigi. Sayangnya cukup sulit menyikat gigi setiap habis makan untuk
menyingkirkan sisa makanan yang dapat menjadi karang gigi. Alternatif untuk
mengatasi karang gigi tanpa merogok kocek yang terlalu dalam adalah dengan
memanfaatkan kulit kacang tanah dan air. Dalam waktu singkat karang gigi dapat
teratasi secara alami.
Alat dan Bahan
Alat yang digunakan dalam penelitian ini
adalah
1.     Mortir
& Stamper
2.     Ayakan
100 Mesh
3.     Timbangan
Gram Halus
4.     Gelas
Ukur 10 Ml 2 Buah
5.     Pipet,Sendok
Tanduk
6.     Sendok
Porselen
7.     SudibÂÂÂ
ÂÂÂ
Bahan yang digunakan dalam penelitian
ini  adalah :
1.     Serbuk
kulit kacang tanah 500
mg,
2.     Baking soda ( NaHco3) 20 gram berfungsi untuk memutihkan gigi,
3.     Garam (NaCl) 200 mg berfungsi sebagai mengatasi radang
tengggorokan, mengatasi bau mulut,
4.     Glyserin (glycerolum) 200mg
berperan
sebagai pengental.,
5.     PEG
(polietilena glikol) 0,1 gr berfungsi
sebagai pelarut dan mengontrol kekentalan dan membentuk cream.,
6.     Texapon 200 mg berfungsi
untuk mengankat lemak/ zat yang memiliki sifat surfaktan (W.O) dan sebagai
penambah busa/pengental.,
7.     Aquadest 3 mL berfungsi sebagai zat
tambahan yang berperan untuk melarutkan,
8.     Fluoride 500 mg berfungsi sebagai anti
bakteri dan juga mengurangi plak,
9.     Sorbitol
4 mL berguna sebagai pemanis/penambah
rasa, penjaga kelembaban dan penjaga tekstur. Tingkat kemanisan sorbitol
setingkat 60% dari rasa manis sacharosa/ gula meja. Berfungsi sebagai penambah aroma dan
juga berperan untuk meredekan nyeri, infeksi virus, dan juga bakteri.
10. Oleum Menthae Piperatae
4 mL berguna sebagai penambah aroma
(corigen odoris)
ÂÂÂ
Prosedur Pembuatan pasta gigi
Prosedur pembuatan pasta gigi meliputi :
1.     Menyiapkan
sempel kulit kacang tanah (Arachis
hypogaea). Sempel kulit kacang tanah
dikeringkan menggunakan sinar matahari selama 3 hari. Sempel yang telah kering
selanjutnya diubah menjadi ekstrak/serbuk halus menggunakan blender kemudian
diayak menggunakan ayakan ukuran 100 mesh. ÂÂÂ
2.     Menyiapkan
bahan yang dibutuhkan untuk membuat pasta gigi.
3.     Memasukan
NaHc O3 dan garam atau Nacl dengan aqua dest yang telah dipanaskan kedalam
mortir, aduk ad homogen.
4.     Menambahkan
gliserin dan mengaduknya hingga mengental,
5.     Menambahkan
texapon, PEG, CMC dan mengaduknya hingga tercampur.
6.     Setelah
semua homogen, kemudian menambahkan ekstrak kulit kacang sedikit demi sedikit
hingga semua bahan menyatu dan pasta gigi “Peanut Waste†siap digunakan.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Pada
penelitian ini proses yang pertama dilakukan adalah mencari kandungan mineral
pada kulit kacang tanah.mineral bertujuan untuk mengembalikan mineral di gigi
yang hilang akibat asam yang berasal dari plak,bakteri dan gula. Prersentase kandungan
serbuk kulit kacang tanah 400gr dapat dilihat pada Tabel 1 berikut:
Tabel
1. Presentase Kandungan Serbuk Kulit Kacang Tanah 400 Gram
Kandungan
Presentase
Magnesium
58%
Fosfor
44%
Seng
58%
Zat
Besi
37
Kalium
225
Kalsium
10%
Sumber: berita harian 20.blogspot.com.
Percobaan pembuatan
produk dilakukan sebanyak 3 kali. Percobaan pertama dan kedua mengalami
kegagalan, tetapi percobaan ketiga berhasil. percobaan yang pertama mengalami
kegagalan karena komposisi yang digunakan kurang pas. Zat padat soda kue NaHco3
kurang memenuhi, sehingga hanya menghasilkan busa dan tekstur tidak padat. Percobaan yang kedua mengalami
kegagalan karena terlalu banyak menggunakan Nacl sehingga rasanya terlalu asin.
Dengan demikian, penulis dan tim melakukan koreksi dan
memperbaiki agar dapat melakukan praktik demi terciptanya hasil yang lebih
baik.
Percobaan
yang ketiga mengalami Keberhasilan, tekstur
dan rasa sesuai pasta gigi pada umumnya. Produk yang sudah jadi diaplikasikan pada
beberapa siswa SMK PGRI 1 MEJAYAN menuai tanggapan yang positif. Saat
diaplikasikan pada gigi, konsumen mengatakan seperti memakai pasta gigi pada
umumnya. Namun, pasta gigi PW (peanut waste) tentunya
memiliki manfaat yang lebih dari segi pembuatan, penghacuran plak, pembersihan
gigi akibat sisa makan, dan terciptanya industri kreatif di bidang kesehatan.
U