Tujuan & Sasaran Inovasi
Memanfaatkan limbah, wujudkan Indonesia 'Zero Waste'
Manfaat Inovasi
Memberi wawasan tentang cara pembuatan asap cair sebagai biopestisida yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis tinggi serta sebagai upaya perlindungan terhadap pemanfaatan sumber daya alam yang efisien dan tepat guna.
Deskripsi Inovasi
Asap cair yang terbuat dari limbah
tongkol jagung dapat dimanfaatkan sebagai
pupuk dan pestisida alami yang ramah lingkungan. Pemanfaatan limbah tongkol
jagung sebagai bahan utama pembuatan asap cair merupakan solusi dari banyaknya
limbah pertanian yang tidak terpakai sebagai objek penelitian pengembangan
sains teknologi dalam hal pemanfaatan sumber daya alam yang efisien.
Metode yang digunakan adalah metode eksperimen melalui proses pirolisis yang
bertujuan untuk mengidentifikasi apakah tongkol jagung dapat digunakan sebagai
bahan dasar pembuatan asap cair, mendeskripsikan proses pembuatan asap cair, mendeskripsikan keefektifan asap cair sebagai penyubur tanaman dan biopestisida,
serta mendeskripsikan minat responden terhadap asap cair dari tongkol
jagung. Pembuatan asap cair tongkol jagung dimulai dengan perakitan alat, pengeringan
tongkol jagung yang dilanjutkan dengan proses pembakaran hingga dihasilkan
asap pembakaran kering yang kemudian didestilasi hingga diperoleh asap
cair. Setelah itu dilakukan eksperimen dengan menguji keefektifan tiga sampel asap
cair terhadap pertumbuhan tanaman dan pembasmian hama yang diperoleh hasil
bahwa sampel ketiga lebih efektif. Kemudian dilakukan uji organoleptik yang dilakukan
ke 10 responden dan mendapatkan 90% respon positif dari responden yang
telah menggunakan produk tersebut.
tongkol jagung dapat dimanfaatkan sebagai
pupuk dan pestisida alami yang ramah lingkungan. Pemanfaatan limbah tongkol
jagung sebagai bahan utama pembuatan asap cair merupakan solusi dari banyaknya
limbah pertanian yang tidak terpakai sebagai objek penelitian pengembangan
sains teknologi dalam hal pemanfaatan sumber daya alam yang efisien.
Metode yang digunakan adalah metode eksperimen melalui proses pirolisis yang
bertujuan untuk mengidentifikasi apakah tongkol jagung dapat digunakan sebagai
bahan dasar pembuatan asap cair, mendeskripsikan proses pembuatan asap cair, mendeskripsikan keefektifan asap cair sebagai penyubur tanaman dan biopestisida,
serta mendeskripsikan minat responden terhadap asap cair dari tongkol
jagung. Pembuatan asap cair tongkol jagung dimulai dengan perakitan alat, pengeringan
tongkol jagung yang dilanjutkan dengan proses pembakaran hingga dihasilkan
asap pembakaran kering yang kemudian didestilasi hingga diperoleh asap
cair. Setelah itu dilakukan eksperimen dengan menguji keefektifan tiga sampel asap
cair terhadap pertumbuhan tanaman dan pembasmian hama yang diperoleh hasil
bahwa sampel ketiga lebih efektif. Kemudian dilakukan uji organoleptik yang dilakukan
ke 10 responden dan mendapatkan 90% respon positif dari responden yang
telah menggunakan produk tersebut.