Tujuan & Sasaran Inovasi
Tujuan dari pemberdayaan dan pelatihan siswa secara mandiri dalam pembuatan instalasi hidroponik adalah menciptakan jiwa berwirausaha usaha tani Hidroponik dan menerima pemesanan pembuatan instalasi Hidroponik
Manfaat Inovasi
Manfaat dari inovasi pemberdayaan dan pelatihan pembuatan instalasi dan usaha tani Hidroponik ini adalah agar siswa siswi SMKN 1 Singgahan kususnya jurusan Agribisnis Tanaman Pangan Dan Hortikultura (ATPH), mampu berwirausaha di bidang hidroponik. Diharapkan mereka tidak hanya mendapatkan penerimaan dari hasil usaha tani komoditas baik sayuran dan buah, tetapi mereka juga mendapatkan penerimaan dari hasil pembuatan pesanan Instalasi Hidroponik.
Deskripsi Inovasi
Siswa siswi jurusan ATPH
SMKN 1 Singgahan diberikan pelatihan untuk membuat instalasi Hidroponik.
Pelatihan pembuatan instalasi diantaranya instalasi NFT, DFT, Ebb and flow dan
Dutch Bucket. Pelatihan diadakan 2 hari dengan menggundang pelatih pembuatan
yang sudah profesional. Tindak lanjut anak-anak bersama tim membuat instalasi
Aquaponik. Sistem Aquaponik ini menggabungkan antara budidaya sayuran dan ikan
dibagian bawah. Dengan proses air dari kolam ikan dinaikan keatas menggunakan
pompa, air yang mengalir dari kolam mengandung nutrisi yang dibutuhkan oleh
tanaman yang didapat dari kotoran ikan. Jadi konsep ini sangat efisien untuk
mendapatkan penerimaan dari usaha tani ikan dan sayuran dalam satu
sistem.
Selain itu
secara continue siswa-siswi melakukan perbaikan instalasi hidroponik disekolah
secara profesional. Selain diberdayakan untuk dapat membuat berbagai macam
instalasi hidroponik, siswa siswi melakukan usaha tani berbagai macam sayuran
dan buah melon dalam instalasi hidroponik yang telah dibuat. Sayuran yang
diusahakan antara lain Pakchoy, seledri, samhong, pagoda, bayam merah dan
kangkung. Buah yang diusaha kan adalah buah melon. Demikian inovasi yang
dilakukan oleh siswa-siswi SMKN 1 Singgahan Tuban yaitu ketrampilan membuat
instalasi dan usaha tani di sistem Hidroponik.
SMKN 1 Singgahan diberikan pelatihan untuk membuat instalasi Hidroponik.
Pelatihan pembuatan instalasi diantaranya instalasi NFT, DFT, Ebb and flow dan
Dutch Bucket. Pelatihan diadakan 2 hari dengan menggundang pelatih pembuatan
yang sudah profesional. Tindak lanjut anak-anak bersama tim membuat instalasi
Aquaponik. Sistem Aquaponik ini menggabungkan antara budidaya sayuran dan ikan
dibagian bawah. Dengan proses air dari kolam ikan dinaikan keatas menggunakan
pompa, air yang mengalir dari kolam mengandung nutrisi yang dibutuhkan oleh
tanaman yang didapat dari kotoran ikan. Jadi konsep ini sangat efisien untuk
mendapatkan penerimaan dari usaha tani ikan dan sayuran dalam satu
sistem.
Selain itu
secara continue siswa-siswi melakukan perbaikan instalasi hidroponik disekolah
secara profesional. Selain diberdayakan untuk dapat membuat berbagai macam
instalasi hidroponik, siswa siswi melakukan usaha tani berbagai macam sayuran
dan buah melon dalam instalasi hidroponik yang telah dibuat. Sayuran yang
diusahakan antara lain Pakchoy, seledri, samhong, pagoda, bayam merah dan
kangkung. Buah yang diusaha kan adalah buah melon. Demikian inovasi yang
dilakukan oleh siswa-siswi SMKN 1 Singgahan Tuban yaitu ketrampilan membuat
instalasi dan usaha tani di sistem Hidroponik.