Lewati ke konten
Logo Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur SIISKA

PENDIDIKAN

Ruang Pembelajaran Berbasis Lms "Merdeka Belajar Smaba"

SMA NEGERI 1 BABAT KAB. LAMONGAN Mulai 10 Maret 2020
Ruang Pembelajaran Berbasis Lms "Merdeka Belajar Smaba"

Ringkasan

Inovasi ini dimulai sejak awal di tetapkan nya belajar dari rumah oleh pemerintah karena pandemi covid 19.
memperhatikan siswa SMA yang harus terjaga perkembangan belajarnya, kami membuat sebuah ruang pembelajaran yang sesuai dengan slogan kementrian pendidikan yaitu Merdeka Belajar yang dimana siswa dapat menggunakan ruang pembelajaran untuk belajar dalam situasi dan kondisi apapun.

Latar Belakang dan Tujuan Inovasi

1. gagasan munculnya ide inovasi ini adalah memperhatikan perkembangan belajar siswa yang pastinya akan terhambat karena pandemi Covid-19 ini sehingga terbuatlah suatu inovasi ruang pembelajaran masa Pandemi Covid-19 yang dapat di gunakan siswa dimanapun dan kapanpun
2. tujuan inovasi ini adalah untuk tetap memberikan pembelajaran yang utuh terhadap siswa walaupun berada di tengah pandemi yang tidak menentu ini. selain itu, tujuan lainnya adalah untuk memodernisasi perkembangan IT bapak ibu guru agar tetap dapat bersaing di era saat ini

Kesesuaian Kategori

siswa dapat belajar dimana saja dan kapan saja sehingga pedidikan dan pembelajaran siswa tidak terhambat

Kontribusi terhadap SDGs / TPB

sangat baik

Deskripsi Inovasi

1. guru memberikan materi dan membuat video pembelajaran
2. siswa mengakses ruang pembelajaran dan belajar

Nilai Inovatif

inovasi ini sangat membantu dalam menyelesaikan masalah belajar siswa karena isinya memang sangat lengkap. guru tidak hanya mengisi materi namun harus mempersiapkan RPP terlebih dahulu baru mengisi materi yang sesuai dengan RPP nya. akses ringan. dan memudahkan siswa apabila mengupload jawaban tugas maupun untuk ujian

Transferabilitas

sampai saat ini belum ada lembaga lain di lamongan yang mengunakan inovasi LMS untuk pembelajaran jarak jauh

Sumber Daya

1. keuangan dan manusia
2. kepala sekolah membentuk tim IT, tim IT membuat grand desain program, dan memulai pengerjaan inovasi

Strategi Keberlanjutan

inovasi ini melibatkan masyarakat (wali murid dan komite sekolah) untuk membantu merevisi konten ataupun isi dalam inovasi ini.

Evaluasi Inovasi

evaluasi dari pengawas cabang dinas pendidikan yang langsung terjun dan mengecek apakah inovasi ini berjalan dengan baik dan membantu memecahkan masalah belajar siswa

Pelaksanaan Evaluasi

pada saat rapat dinas dan sosialisasi tentang program inovasi

Hasil Evaluasi

hasilnya adlaah revisi program. sehingga program menjadi lebih baik daripada sebelumnya

Adaptasi Pandemi COVID-19

sangat sesuai karena dengan aturan pemerintah belajar dari rumah kita bisa tetap memantau siswa dari program inovasi ini

Keterlibatan Pemangku Kepentingan

1. pengawas cabang dinas pendidikan (mengevaluasi)
2. kepala cabang dinas (membantu untuk menyempurnakan inovasi)
3. camat (mengevaluasi)

Faktor Penentu

komunikasi dan kerja tim adalah faktor penentu. kendala yg di hadapi adalah pada saat awal program beberapa guru agak terlambat untuk mengikuti

Inovasi Terkait

Pendirian Asrama Sekolah

Pendidikan

Pendirian Asrama Sekolah

Harapan SLBN Dr. Radjiman Wedyodiningrat ialah membekali siswa yang berkeinginan untuk memperoleh pengetahuan setingkat...

SLBN DR. RADJIMAN WEDYODININGRAT · KAB. NGAWI